PT Kontak Perkasa  | Analis memprediksi IHSG akan  berusaha kembali menguat dalam transaksi dagang hari ini pasca ditutup melemah kemarin.

Indosurya Sekuritas memprediksi IHSG akan bertahan menguat di level 5.972 – 6123 dalam transaksi dagang hari ini.

Vice Presiden Research Department William Surya Wijaya mengatakan kondisi pola gerak IHSG saat ini memiliki kecenderungan menguat selama support level dapat dipertahankan dengan baik.

Menurutnya, peluang mencetak rekor tertinggi baru masih terbuka cukup lebar walaupun belum terlihat adanya capital inflow yang signifikan kembali hadir dalam pergerakan IHSG saat ini.

Hanya saja kondisi perekonomian yang terjaga cukup stabil serta jelang akhir tahun 2017 akan menjadi momentum untuk dapat memberikan sentimen positif terhadap IHSG terutama terhadap sektor yang diuntungkan dengan momentum liburan, seperti sektor perdagangan, perbankan, konsumer.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat,” tulisnya dalam riset.

Binaartha Securities memprediksi akan terjadi potensi koreksi sehat dalam transaksi IHSG hari ini.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG ditutup melemah 0,35% di level 6031.862 pada 21 November 2017.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6001.622 dan 5971.383. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6069.164 dan 6106.467.

Berdasarkan indikator daily, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Terlihat pola evening star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat lanjutan pada pergerakan indeks saham.

“Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke area support pada level 6002 dan 5971,” tulisnya dalam riset.

Reliance Securities memproyeksikan IHSG akan kembali bergerak menekan menguji support dengan rentan pergerakan 5985-6050.

Analis Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG terkonfirmasi pulled back upper bollinger bands dengan potensi menguji level MA25 sebagai support terdekat dikisaran level 6019.

Indikator stochastic dan RSI cenderung jenuh tertekan.

“Sehingga diperkirakan IHSG akan kembali bergerak menekan menguji support dengan rentan pergerakan 5985-6050,” tulisnya dalam riset.

Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya AKRA, EXCL, INCO, KLBF, SMGR, TINS.

 

PT Kontak Perkasa