KONTAK PERKASA FUTURES  –  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham Kamis pekan ini. Nilai tukar rupiah di level 14.230 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pada pra pembukaan perdagangan, Kamis (8/8/2019), IHSG naik tipis 20,7 poin atau 0,33 persen ke level 6.224,89. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG lompat 33,99 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.238,19.

Sementara itu, indeks saham LQ45 juga naik 0,94 persen ke posisi 986. Seluruh indeks acuan berada di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan sebanyak 126 saham menguat. Selain itu 31 saham melemah dan 115 saham diam di tempat.

Pada awal perdagangan hari ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.253,84 dan terendah 6.224,89.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 24.432 kali dengan volume perdagangan 1,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 404,2 miliar.

Investor asing beli saham Rp 5,99 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.230.

Seluruh sektor saham menguat sehingga membawa IHSG ke zona hijau. Sektor saham yang lonjakannya paling tinggi yaitu sektor pertambangan yang naik 1,44 persen. Kemudian disusul sektor infrastruktur menguat 1,08 persen dan sektor aneka industri naik 0,61 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain saham JAWA naik 17,02 persen ke posisi Rp 110 per saham, saham BACA menguat 7,14 persen ke posisi Rp 300 per saham dan saham CITA naik 6,57 persen ke posisi Rp 2.110 per saham.

Sementara saham-saham yang melemah antara lain MBTO melemah 7,75 persen ke level Rp 119 per saham, TRIS melemah 7,2 persen ke level Rp 232 per saham dan IBFN turun 7 persen ke angka Rp 186 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan betah berlabuh di teritori positif pada perdagangan saham Kamis ini.

Senior Research KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menilai, momentum penguatan indeks disebabkan IHSG telah terkoreksi cukup dalam belakangan. Sebab itu, dirinya memproyeksi indeks akan bergerak menghijau pada hari ini.

“Koreksi IHSG selama 3 hari sudah sebesar hampir 5 persen telah mereda ke dalam pola konsolidasi sideways. Dari segi teknikal, indeks sudah masuk ke support psikologis di level 6.000,” tuturnya di Jakarta, Kamis (7/8/2019).

Adapun Yuganur pada hari ini memperkirakan IHSG akan mengalami kenaikan dengan menguat di rentang support dan resistance di 6.250-6.300.

Senada, Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, Maximilianus Nico Demus berujar IHSG memiliki peluang untuk menguat.

“Secara teknikal formasi candlestick IHSG membentuk morning doji star, mengindikasikan potensi penguatan dalam jangka pendek. Kemungkinan akan bergerak ke zona hijau pada rentang 6.165-6.233,” paparnya.

Adapun sejumlah saham yang ia rekomendasikan untuk dibeli hari ini ialah saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Sedangkan Yuganur menganjurkan investor untuk memburu saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), serta PT Wijaya Gedung Tbk (WEGE)

KONTAK PERKASA FUTURES