Bursa Saham Asia mencatat gain dalam 2 hari, akibat saham informasi-teknologi dan bahan bangunan menguat, dengan saham Rio Tinto Group melonjak ditengah optimisme akan merger dengan Glencore Plc.

Indeks MSCI Asia Pacific menguat 0.2% ke level 139.43 pukul 9:04 pagi waktu Tokyo jelang pembukaan bursa saham Hong Kong. Kemarin indeks acuan tersebut mengalami penguatan 0.8%. Rio Tinto menguat 4.3% setelah analis menyatakan bahwa Glencore telah melakukan perjanjian guna membeli perusahaan tambang terbesar ke dua di dunia tersebut.

Sementara yen menahan gain tajam terhadap dollar sejak April lalu akkibat Bank of Japan diproyeksikan hari ini mempertahankan rekor stimulusnya. Baik Australia dan Indonesia hari ini akan mempertahankan tingkat suku bunga, menurut survey para ekonom oleh Bloomberg.

Indeks Topix Jepang berfluktuasi akibat yen diperdagangkan pada level 108.83 per dollar setelah kemarin naik 0.9%. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0.5%. Indeks S&P/ASX 200 Australia tergelincir 0.7% dan Indeks NZX 50 Selandia Baru melemah 0.2%.

Demonstran di Hong Kong menunjukkan tanda-tanda mereda setelah demonstran pro-demokrasi  dan pemerintah menyetujui untuk melakukan pemicaraan resmi. Sementara kontrak berjangka pada Indeks Hang Seng dan kontrak berjangka di Indeks Hang Seng China Enterprises stagnan pada belakangan ini. (bgs)

Sumber : Bloomberg