Indeks Hang Seng Hong Kong berayun antara keuntungan dan kerugian setelah saham konsumen dan pengembang turun menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve hari ini.

Saham pembuat snack and beverage Tingyi (Cayman Islands) Holding Corp. dan Want Want China Holdings Ltd memimpin penurunan pada indeks acaun, turun lebih dari 1,5 persen. Saham Evergrande Real Estate Group Ltd anjlok 1,5 persen setelah harga rumah baru turun di 35 dari 70 kota di China bulan lalu. Saham Chow Tai Fook Jewellery Group Ltd naik 3,5 persen perusahaan perhiasan terbesar di dunia tersebut membukukan laba setahun penuh lebih tinggi.

Indeks Hang Seng kehilangan 0,1 persen menjadi 23,192.79 pada istirahat perdagangan pagi di Hong Kong setelah sebelumnya naik 0,1 persen. Volume perdagangan sekitar 17 persen lebih rendah dari rata-rata intraday dalam 30 hari terakhir, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Index Hang Seng China Enterprises saham China daratan yang diperdagangkan di kota, yang juga dikenal sebagai indeks H-shares, naik 0,3 persen menjadi 10,492.73.

Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 naik 0,1 persen hari ini. Acuan ekuitas AS naik 0,2 persen kemarin setelah perusahaan-perusahaan kecil mengalami reli.

The Fed diperkirakan akan mengumumkan pengurangan stimulus kelimanya pada akhir pertemuan hari ini, menyusul data kemarin yang menunjukkan inflasi dipercepat di bulan Mei yang merupakan terbesar dalam lebih dari setahun. Suku bunga AS akan naik lebih cepat dari antisipasi investor, menuruk prediksi ekonom yang disurvei oleh Bloomberg 12-16 Juni.(frk)

 

Sumber: Bloomberg