Bursa saham China turun pagi ini, menghantarkan indeks acuan turun untuk hari ketiga, ditengah kekhawatiran melambatnya sektor properti yang akan berdampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi dan penjualan saham baru akan mengalihkan dana yang ada.

 

Saham Industrial & Commercial Bank of China Ltd., perusahaan pemberi pinjaman terbesar di China, anjlok 0.8 persen untuk memberi kontribusi terbesar terhadap penurunan di pasar saham. Saham Jinduicheng Molibdenum Co. turun 2,6 persen untuk memimpin penurunan bagi perusahaan material. Saham pengembang Gemdale Corp. turun 2 persen setelah reli 8,6 persen selama empat hari. Saham China Avic Electronics Co. naik 2,4 persen setelah China International Capital Corp. merekomendasikan saham penerbangan terhadap peningkatan dukungan kebijakan.

 

Index Shanghai Composite turun 0,3 persen menjadi 2,049.04 pada 10:01 pagi waktu setempat. Premier Li Keqiang mengatakan kemarin bahwa negara tersebut akan menghindari hard landing (penurunan drastis pada pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat sebelumnya), sementara membatasi skala stimulus untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Pernyataannya muncul setelah data menunjukkan harga rumah baru turun di setengah kota yang dilacak oleh pemerintah untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir.

 

Indeks CSI 300 turun 0,3 persen hari ini, sementara itu Index Hang Seng China Enterprises melemah 0,3 persen. Index Bloomberg China-US Equity naik 0,5 persen kemarin.(frk)

 

Sumber: Bloomberg