Saham-saham China naik, membawa index acuan tersebut menuju kenaikan kuartalannya, dengan data manufaktur yang akan dirilis besok diharapkan dapat menambah tanda-tanda rebound pada ekonomi terbesar di Asia setelah penurunan dua kuartal berturut-turut.

China Avic Electronics Co memimpin kenaikan bagi perusahaan industri, gain 4,6 persen untuk menambah reli hingga 21 persen sejak awal bulan April lalu. Shanghai Lianming Machinery Co, yang pada saat melakukan perdana penawaran (IPO) mencapai 150 kali oversubscribed, naik hingga 44 persen pada hari pertama perdagangan untuk bursa saham Shanghai dalam empat bulan terakhir.

Index Shanghai Composite naik 0,3 persen menjadi 2,042.57 pada pukul 9:45 pagi tadi. Index itu telah naik 0,5 persen selama kuartal ini, gain pertama sejak bulan September setelah pemerintah memangkas rasio cadangan persyaratan untuk beberapa bank dan memperkenalkan mini-stimulus dalam bentuk infrastruktur untuk mencegah perlambatan properti yang menjadi sasaran Perdana Menteri Li Keqiang untuk mempertahankan pertumbuhan sebesar 7,5 persen tahun ini.

“Sentimen membaik dan ada beberapa stimulus untuk mendongkrak pasar,” kata Mao Sheng, analis dari Huaxi Securities Co di Chengdu, mengutip data manufaktur untuk bulan ini. “Dana secara perlahan kembali ke pasar sekunder setelah pemasaran IPO, mengurangi tekanan likuiditas.”

Laporan manufaktur awal dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics, yang dikenal sebagai PMI flash, menunjukkan ekspansi tak terduga pekan lalu. Data resmi yang dijadwalkan rilis besok menunjukkan Indeks Pembelian Manajer (PMI)China naik menjadi 51 di bulan Juni dari 50,8 pada bulan Mei, menurut estimasi median dari 25 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. (knc)

Sumber: Bloomberg