Saham Asia jatuh menuju penurunan bulanan tertajam sejak Mei tahun lalu ditengah kekhawatiran atas gejolak di Hong Kong dan pasca penurunan tak terduga pada output pabrik Jepang. Sementara dolar Selandia Baru turun mendekati level terendahnya setahun karena harga minyak mentah mengalami penurunan.

Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0,6% pada 10:01 pagi di Tokyo, mendorong penurunan sebesar 5,1% pada September. Indeks Topix Jepang turun 0,9%, memangkas gain kuartalan. Indeks berjangka Standard & Poor 500 turun 0,1% setelah Indeks AS turun 0,3%. Dolar Selandia Baru ditetapkan untuk kuartal terburuk sejak 2008 jelang hasil terbaru pada manufaktur China. Dolar Hong Kong dekati level terendah 28-bulan. Obligasi Australia naik minyak di New York turun 0,3%.

Saham global menuju penurunan kuartalan pertama mereka di lebih dari setahun karena Federal Reserve menyelesaikan pembelian obligasi dan mengkaji kapan harus menaikkan suku bunga. Sementara pemimpin protes pro-demokrasi Hong Kong menetapkan waktu sampai 1 Oktober untuk memenuhi tuntutan mereka, sementara di Ukraina, tentara melihat banyaknya korban sejak gencatan senjata dengan militan pro-Rusia. Produksi industri Jepang turun 1,5% di bulan lalu dari bulan Juli, dengan perkiraan para ekonom yaitu naik sebesar 0,2%. (yds)

Sumber: Bloomberg