Indeks berjangka Asia menguat karena indeks Standard & Poor 500 mencapai rekornya dan saham Facebook Inc menguat. Dolar Selandia Baru turun karena bank sentral mengatakan bisa mengalami “penurunan yang signifikan,” sementara minyak mentah naik.

Kontrak pada Indeks S&P / ASX 200 Australia naik sebanyak 0,3% di sebagian besar perdagangan terakhir, karena kontrak pada Indeks Kospi di Seoul naik 0,2%. Nikkei 225 Stock Average berjangka naik 0,1% di Chicago dan Osaka. Indeks berjangka S&P 500 flat pada 07:43 pagi di Tokyo setelah Indeks tersebut naik 0,2 % ke level tertinggi sepanjang masa Krena saham Apple Inc mencatat reli. Naik Saham Facebook naik diatas $ 75. Saham Kiwi turun sebanyak 1,1% ke level terendah tujuh pekan dan obligasi Selandia Baru naik. Sementara minyak di New York naik untuk hari kedua.(yds)

 

Sumber: Bloomberg