Kontak Perkasa Futures – Unit-unit pengelolaan aset Malaysia RHB Bank Bhd. dan Indonesia PT Bank Mandiri merencanakan dana Islam yang baru, memperluas industri yang telah terpikat oleh manajer uang global dari BNP Paribas SA Schroder Investment Management Ltd pada tahun lalu. Sementara permintaan untuk investasi yang sesuai dengan ajaran Muhammad naik, sekitar $9.5 trillion kekayaan Islam masih tetap di luar industri keuangan Syariah, diperkirakan pada bulan Februari oleh Malaysia International Islamic Financial Centre  .

Akan ada pertumbuhan yang positif karena para investor terus mencari kembali stabil dan berkelanjutan, tapi kami tidak mengantisipasi lonjakan, kata Raj Mohamad, managing director berbasis di Singapura konsultasi lima pilar Pte. Mengingat bahwa Asia memiliki dua pertiga dari penduduk Muslim, negara-negara Asia paling posisi baik untuk leverage dari demografis ini.

Dana Islam

RHB kelompok Asset Management akan menawarkan setidaknya empat Syariah-compliant kendaraan pada 2017 yang akan berinvestasi di ekuitas swasta, properti, sukuk dan saham, Managing Direktur Eliza Ong berkata. Berbasis di Jakarta PT Mandiri Manajemen Investasi akan mengatur sebanyak empat Islam dana dalam beberapa tahun berikutnya setelah mendirikan investasi US dollar Syariah-compliant pertamanya pada bulan Agustus, kata kepala pengembangan produk dan manajemen Mungki Ariwibowo Adil. RHB mengatakan itu ambisi melampaui Malaysia, sedangkan Mandiri dana baru akan menargetkan investor di Indonesia, bangsa Muslim yang paling padat penduduknya.

Hukum Syariah melarang investasi di saham perusahaan dengan hutang yang berlebihan atau yang terlibat dalam kegiatan yang dianggap tidak etis seperti perjudian, prostitusi, dan alkohol atau bisnis yang berhubungan dengan daging babi. Berbasis di Washington Pew Research Center memperkirakan bahwa Islam akan tetap agama utama pertumbuhan tercepat di dunia selama beberapa dekade mendatang.

RHB kelompok aset, yang mengawasi 54 miliar ringgit ($13.5 milyar), akan menawarkan dana Islam baru di Malaysia dan mungkin membuat beberapa dari mereka tersedia di Brunei, Indonesia, Singapura dan Timur Tengah, menurut Ong. Rencana investasi yang merupakan bagian dari upaya meningkatkan porsi Islam aset untuk seperempat dari perusahaan manajemen aset di bawah 2020 dari 8 persen sekarang, katanya.
Ambisi global

tujuannya adalah untuk membangun kemampuan Syariah Malaysia, tetapi ambisi yang kita miliki untuk bisnis Islam adalah satu global, kata Ong. Jika kita dapat datang dengan produk-produk yang inovatif dalam ruang ini, dari tradisional kanan  sampai dengan alternatif, akan sangat menarik mengambil-up.

Manajer uang Syariah mencari lebih banyak investasi Islam sebagai jumlah penerbitan sukuk tetap kerdil oleh aset. Penjualan di seluruh dunia utang yang mematuhi agama di ajaran memanjat 18 persen 27.2 milyar untuk tahun ini, setelah mencapai $35.6 milyar untuk seluruh tahun 2015, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Penerbitan mata uang ringgit obligasi korporasi Islam meningkat 56 persen di tahun 2016 sampai 42.1 miliar ringgit.

Islamic banking aset di Malaysia berjumlah 685.4 laksa pada akhir Desember sementara orang-orang di Indonesia mencapai 211.4 triliun rupiah ($16 miliar) pada bulan Mei, data resmi menunjukkan.
Ekuitas kendaraan. Kontak Perkasa Futures