PT Kontak Perkasa | Pergerakan imbal hasil surat utang global yang mengalami kenaikan turut mendorong bervariasinya pergerakan imbal hasil Surat Utang Negara (SUM) dengan kecenderungan mengalami kenaikan pada perdagangan hari Jumat (19/1/2018).

I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, mengatakan penurunan imbal hasil SUN pada beberapa tenor didorong oleh penguatan nilai tukar rupiah di tengah pelemahan dolar AS didorong kekhawatiran akan penutupan sementara (government shutdown) Pemerintah AS. Rupiah ditutup naik 31 poin atau 0,23% ke level 13316 setelah bergerak di kisaran 13283 – 13370.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar 1-3 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) berubah antara 1-3 bps dengan harga berubah hingga sebesar 10 bps.

Adapun secara teknikal, harga SUN masih mengalami tren penurunan didukung oleh harga SUN yang berada di area jenuh beli.

“Pada perdagangan hari ini, kami perkirakan harga SUN akan mengalami kenaikan didorong oleh nilai tukar rupiah yang masih akan melanjutan penguatan di akhir pekan didorong oleh dolar AS yang kami perkirakan masih akan mengalami pelemahan,” ungkapnya dalam riset harian, Senin (22/1/2018).

Sejumlah seri yang direkomendasikan untuk ditransaksikan hari ini yakni seri FR0069, FR0053, FR0061, FR0073, FR0058, FR0074, FR0068, dan FR0072.

Berikut perubahan imbal hasil dan harga seri-seri acuan pada transaksi Jumat pekan lalu:
FR63.. 5.524% -0.50 bps, harga 2.3 bps
FR64.. 6.070% 1.25 bps, harga -9.5 bps
FR65.. 6.564% 0.17 bps, harga -1.6 bps
FR75.. 6.884% 0.44 bps, harga -5.0 bps

INDO-23.. 3.089% 2.62 bps, harga -12.0 bps
INDO-28.. 3.604% 3.76 bps, harga -31.2 bps
INDO-38.. 4.439% 2.89 bps, harga -44.7 bps
INDO-48.. 4.375% 2.94 bps, harga -48.9 bps

Di pasar global, seri-seri acuan juga bergerak bervariasi:
UST 10Y.. 2.661% 0.037 bps
UST 30Y.. 2.933% 0.032 bps
Gilt 10Y.. 1.342% 0.011 bps
Bund 10Y.. 0.576% -0.004 bps

Volume SUN senilai Rp11,13 triliun dari 33 seri, nilai seri acuan sebesar Rp2,46 triliun. Volume PBS senilai Rp2,58 triliun dari 7 seri. Volume Corporate Bond senilai Rp853,7 miliar dari 42 seri.