PT Kontak Perkasa | Banyak yang bertanya bagaimana agar sukses berinvestasi saham. Jika mengikuti tips-tips singkat ini, secara tidak langsung Anda akan mengetahui bagaimana langkah sukses menjadi smart investor. Dikutip melalui website Uncle Stock, saya menemukan beberapa langkah yang patut Anda tiru jika ingin sukses berinvestasi saham, dimulai dengan;

 

1. Perbanyaklah Membaca.

Sebelum membeli saham, tidak ada salahnya Anda mulai membaca buku mengenai saham atau koran ekonomi yang khusus membahas saham. Sedangkan buku yang berkaitan dengan saham yang patut Anda baca untuk sukses berinvestasi saham, diantaranya;

  • The Intelligent Investor” oleh Benjamin Graham,
  • The Zulu Principle” oleh Jim Slater,
  • The Little Book That Beats the Market” oleh Joël Greenblatt,
  • The Use of Historical Financial Statement Information to Separate Winners from Losers“, paperoleh Joseph Piotroski.

 

2. Jangan Terlalu Berlebihan Berinvestasi.

Berinvestasi di saham bisa sangat menjebak. Dikarenakan kebanyakan yang kehilangan uang adalah pemain saham pemula, maka gunakanlah uang yang memang benar-benar Anda peruntukkan untuk saham dan Anda sudah menerima kehilangan dari uang tersebut, mulai dari jumlah yang kecil. Di satu sisi, peluang keuntungan Anda juga bisa sangat besar dari resiko yang memang ada; banyak orang sukses berinvestasi saham karena belajar dari kesalahan yang dibuatnya.

 

BACA JUGA  : 

Kontak Perkasa Futures | 7 Binatang ini ternyata miliki khasiat

 

3. Bandingkan Harga Saham Dengan Nilai Wajarnya. 

Jangan tertipu dan bingung dengan nilai dari harga saham di pasar dibandingkan dengan nilai aktualnya.

Kapitalisasi pasar biasa kita sebut untuk melihat harga dari saham secara keseluruhan. Kapitalisasi pasar adalah hasil dari harga saham yang diperjual belikan di pasar dan dipengaruhi oleh opini investor jika melihat sebuah perusahaan. Harga saham mencerminkan pemikiran investor dari bagaimana kondisi sebuah perusahaan.

Sedangkan nilai wajar saham ialah nilai aktual dari perusahaan itu sendiri, yang tercermin dari laporan keuangannya, bagaimana ekspektasi laba di masa depan, atau seberapa lancar arus kas-nya? Jadi, ini adalah sebuah pertanyaan yang masih misteri, meski analisis kinerja masa lalu setidaknya bisa membantu memperkirakan keadaaan di masa depan akan seperti apa.

 

4. Pahami Perbedaan Antara “Trend Investasi” Dengan “Nilai Investasi”.

Target Anda adalah menentukan saham yang nilai saat ini-nya sedang terdiskon atau kata keren-nya under-value (murah), dan kemudian Anda beli dan jual ketika harga sudah mencapai nilai wajarnya. Bagaimanapun, ini tentu cukup sulit.

Sering kali, muncul pertanyaan, apakah harga saham yang telah naik tinggi tahun lalu apakah akan tetap naik di tahun depan? lalu apakah harga saham yang turun dan akan turun terus? Dalam menentukan hal ini, menggunakan tren jangka panjang bisa cukup akurat. Bagaimanapun pertarungan antara trend investasi dan nilai investasi akan terus terjadi, dan akan mempengaruhi pasar.

5. Anda Mengerti Saham Apa Yang Anda Beli.

Merupakan benefit yang sangat besar jika Anda mengetahui mengenai suatu perusahaan. Jika Anda membeli saham Astra, Anda mengerti bagaimana industri perusahaan Astra; dan misal perusahaan Telkom, Anda tahu sejarah perusahaan Telkom seperti apa.

Sangat baik jika Anda mengerti perusahaan tersebut, karena itu memberikan keuntungan lebih buat Anda dibanding investor lain-nya. Anda bisa membuka website perusahaan yang Anda sukai, baca laporan keuangan kuartalan dan tahunannya. Ada perbedaan yang mencolok kah di laporan keuangannya? Hal ini semata-mata dilakukan agar Anda bisa mengenal industri dari saham yang Anda beli dengan tepat.

6. Diversifikasi, Gunakan Hati Dan Kepala. 

Ketika saya pertama kali berinvestasi, saya kehilangan banyak uang saya karena membeli emas dan komoditas lainnya. Sangat penting untuk fokus pada beberapa industri, sektor, dan unit bisnis. Buatlah daftar dari industri atau region yang Anda percayai. Keputusan ini berasal dari visi atau pikiran Anda sendiri. Jika Anda membeli saham dari industri yang berbeda, maka keuntungan akan mengikuti pasar, tidak ada yang lain, namun resiko bisa terdiversifikasi. Ingat beberapa industri, bukan semua industri yaa.

 

7. Fokus Pada Beberapa Saham.

Dengan rekam jejak yang mumpuni, idealnya, buatlah daftar saham yang akan anda beli dan mencerminkan sebuah perusahaan yang ‘sehat’ dan yang akan Anda investasikan dalam waktu yang panjang.

Warren Buffet, salah satu investor tersukses di era modern, pernah berkata, “Jika anda tidak bisa menahan suatu saham dalam waktu 10 tahun ke depan, maka tidak usah dipertahankan dalam waktu 10 detik“. Salah satu kunci sukses berinvestasi saham ialah disiplin pada strategi yang dibuatnya. Sekali Anda membuat target, dan saham tersebut telah mencapai target harga yang Anda yakini, maka belilah!

 

PT Kontak Perkasa