Saham Asia naik, memangkas penurunan mingguan kedua pada indeks acuan regional, karena data menunjukkan lebih sedikit masyarakat Amerika yang mengajukan klaim pengangguran dan mata uang yen berada di level terendahnya dalam enam tahun terakhir terhadap dolar.

Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,2 persen ke level 144,22 pukul 09:01 pagi di Tokyo, sebelum pasar di Hong Kong dan China buka. Langkah ini menuju penurunan sebesar 1,1 persen pada pekan ini pasca pertumbuhan perekonomian melemah karena output industri China sejak tahun 2008 silam sehingga menambahkan bukti bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia itu kehilangan momentumnya.

Klaim pengangguran di AS turun sebesar 36,000 menjadi 280.000 pada periode yang berakhir pada 13 September kemarin, Departemen Tenaga Kerja menyatakan kemarin. Perkiraan rata-rata dari 52 ekonom yang disurvei Bloomberg menyatakan penurunan sekitar 305.000. Masyarakat yang mengajukan tunjangan pengangguran telah menurun ke level terendah lebih dari tujuh tahun terakhir.

Indeks Topix Jepang naik sebesar 0,5 persen karena yen melemah sebesar 0,1 persen ke level 108,82 per dolar, sehingga membuat mata uang yen turun untuk hari ketiga. Indeks Kospi Korea Selatan naik sebesar 0,5 persen. Indeks Australia S&P / ASX 200 naik sebesar 0,1 persen dan Indeks NZX 50 Selandia Baru naik sebesar 0,4 persen. (vck)

Sumber: Bloomberg