PT Kontak Perkasa Futures – International Monetary Fund Managing Direktur Christine Lagarde mengatakan bahwa dampak dari Britain’s suara untuk meninggalkan Uni Eropa bergantung pada apa yang kebijakan  para pembuat lakukan dalam beberapa hari mendatang.

Banyak hasil  akan bergantung pada kepastian atau ketidakpastian, prediktabilitas atau kurangnya prediktabilitas–orang akan dalam modus risiko-off atau mempertimbangkan bahwa situasi akan menyelesaikan kembali,

Lagarde mengatakan minggu, berbicara di Festival ide Aspen di Colorado di moderasi pertanyaan-dan-jawaban sesi. Pada saat ini, pembuat kebijakan, di Inggris maupun di Eropa, memegang tingkat ketidakpastian di tangan mereka. Dan bagaimana mereka akan keluar dalam beberapa hari mendatang akan benar-benar mengemudi arah di mana risiko akan pergi.

Pound merosot, saham jatuh secara global dan US Treasuries melonjak pada hari Jumat setelah hasil dari Britain’s referendum menunjukkan 52 persen dengan suara pada hari Kamis memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. David Cameron berkata bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai U.K. Perdana Menteri dalam tiga bulan. Pound jatuh lebih lanjut di Asia perdagangan Senin pagi.

Pasar telah keliru harga U.K. hasil pemungutan suara, memicu volatilitas, kata Lagarde. Meskipun begitu, ada ada kepanikan. Ada kekerasan, brutal, segera besar bergerak. Pound turun 10 persen,Dia mencatat. Tetapi tidak ada kepanikan, dan Gubernur Bank Sentral melakukan pekerjaan bahwa mereka siap untuk melakukan hanya dalam kasus, katanya.

Grup dari tujuh mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Jumat bahwa bank sentral mereka telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan kecukupan likuiditas dan untuk mendukung fungsi pasar. Kami berdiri siap untuk menggunakan instrumen likuiditas yang ditetapkan untuk itu.

Pekan lalu, Lagarde mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa IMF sangat mendukung komitmen oleh Bank of England dan Bank Sentral Eropa untuk menyediakan likuiditas ke sistem perbankan dan mengurangi volatilitas keuangan di bangun dari Brexit. Dana itu masih terus memonitor perkembangan dan berdiri siap untuk mendukung negara-negara anggotanya yang diperlukan, dia bilang.

IMF memperingatkan sebelum pemungutan suara Inggris bisa meluncur ke dalam resesi jika itu berhenti Uni Eropa. Pertumbuhan bisa lambat tajam tahun ini dan ekonomi dapat mengecilkan 0,8 persen pada 2017, dana yang berbasis di Washington mengatakan dalam sebuah laporan awal bulan ini.

Minggu, Lagarde mengatakan bahwa ika meninggalkan efektif diikuti  dengan penarikan U.K. dari Uni Eropa, ada tidak diragukan lagi bahwa itu akan memiliki dampak ekonomi domestik, dan dalam waktu akan mempengaruhi Europe juga. PT Kontak Perkasa Futures