Kontak Perkasa-Waktu perusahaan lain telah mempekerjakan hacker utk mencari kelemahan di sistemnya sejak lama, Apple baru mengawali acara yg lazim dinamakan bersama istilah ‘bug bounty’ tersebut.

Inti dari acara ini yaitu Apple bakal berikan pendapatan bagi tiap-tiap hacker yg sanggup menemukan celah keamanan dalam product buatannya. Diawal Mulanya, Apple belum sempat menciptakan acara semacam ini, walaupun mereka masih menerima berita dari pihak ke-3 soal celah-celah tersebut.

Jumlah duit yg ditawarkan oleh Apple dalam acara ini bervariasi, serasi dgn tingkat kesulitannya. Buat type teratas yaitu celah keamanan yg melibatkan komponen keamanan firmware, yg dihargai USD 200 ribu, atau kira kira Rupiah 2,6 miliar.

Celah keamanan di jenis paling mahal ini rata rata dipakai utk men-jailbreak IPhone, begitu dikutip DetikINET dari The Verge, Jumat (5/8/2016).

Acara ‘bug bounty’ ini telah sejak lama dilakukan oleh perusahaan technologi lain seperti Google, Microsoft & Fb. Kepada 2015 dulu, Google mengeluarkan lebih dari USD 2 juta utk acara ini, di mana rata rata celah keamanan yg ditemukan ada di Android.

Sementara terhadap 2016 ini ada Uber, Fiat Chrysler & Dephan AS yg meluncurkan acara ‘bug bounty’. Apple sanggup dibilang merupakan perusahaan technologi perdana yg baru melaksanakan acara semacam ini, sesudah pada awal mulanya cuma bergantung terhadap tim internalnya.