Saham Jepang turun, dengan indeks Topix turun dari kenaikan bulanan tertajamnya sejak Juni lalu, setelah saham AS merosot ditengah penurunan tak terduga pada kepercayaan konsumen serta Hong Kong yang bersiap untuk aksi protes yang lebih besar seiring dimulainya hari libur China.

Indeks Topix turun 0,2% menjadi 1,324.20 pada 09:07 pagi di Tokyo, dengan 23 dari 33 kelompok industri menurun. Indeks saham kemarin ditutup 3,8% lebih tinggi, dan mencatat kenaikan 5,1% untuk kuartalan. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2% ke level 16,144.50 hari ini. Yen stagnan pada level 109,64 per dolar setelah jatuh di tiga hari terakhir perdagangan.

Indeks Tankan kuartalan Jepang untuk produsen besar naik menjadi 13 dari 12 pada bulan Juni, Bank of Japan (BOJ) mengatakan hari ini, mengalahkan perkiraan rata-rata para ekonom.

Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,2% hari ini. Indeks tersebut turun sebanyak 0,3% kemarin karena saham small-cap dan saham energi merosot ditengah penurunan tak terduga dalam kepercayaan konsumen AS.

Sementara itu di Hong Kong, Chief Executive Leung Chun-ying menghadapi deadline untuk merespon tuntutan pengunduran dirinya dan untuk melakukan pemilihan umum yang bebas di kota tersebut seiring protes pro-demokrasi memasuki hari keenam. Pagi ini, puluhan ribu pengunjuk rasa masih berkumpul di pusat kota, tidak terpengaruh oleh hujan lebat semalam. Ratusan demonstran telah pindah ke sebuah situs di kawasan Wan Chai di mana Leung menghadiri upacara pada 08:00 pagi waktu setempat untuk menandai ulang tahun ke-65 berdirinya Republik Rakyat China.(yds)

Sumber: Bloomberg