Kontak Perkasa,  Sidang kasus pembunuhan berencana Wayan Mirna Salihin dgn terdakwa Jessica Kumala Wongso sudah terjadi 10 kali. Terhadap sidang Rabu 4 Juli 2016, mejelis hakim menggali keterangan dua ahli terkait sianida yg ditemukan dalam badan Mirna.

Penasihat Hukum Jessica, Otto Hasibuan, serta ikut mengorek keterangan dokter forensik RS Polri Kramatjati, dr Slamet Purnomo. Otto mempertanyakan asal muasal 0,2 miligram/liter sianida yg ditemukan di lambung Mirna.

“Apakah sianida sanggup berasal dari apel?” bertanya Otto di dalam persidangan, PN Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).

dr Slamet serta menjawab, “Sianida kemungkinan berasal dari apel.”

Baca: Efek Positif Mencium Pasangan Anda Setiap Pagi

Otto memaparkan argumen mempertanyakan soal apel itu. “Bisa menjadi sianida 0,2 (miligram/liter) di dalam perutnya tadi lantaran apel. & di dalam BAP (Informasi Program Sensor) Arief suami Mirna, paginya (mereka) makan apel kan. Menjadi terang ia bilang gitu,” beber Otto.

Kontak Perkasa: Tidak Cuma apel, Otto pun tanya soal mungkin ekstasi, heroin, & sabu yg jadi penyebab kematian Mirna.

Terdakwa Jessica Kumala Wongso mendengarkan keterangan saksi dikala sidang lanjutan di PN Jakarta Pusat, Rabu (3/8). Menurut jadwal, sidang menghadirkan saksi dari penyidik kepolisian, tetapi mereka berhalangan hadir. (Liputan6.Com/Immanuel Antonius)

“Apa ekstasi dapat menyebabkan korosi?” bertanya Otto.

“Saya kira tak sebab tak terlampaui asam & basa,” jawab dr Slamet.

Kontak Perkasa: Pertanyaan Otto berlanjut, “Apakah heroin & sabu-sabu dapat menyebabkan korosi pula?”

dr Slamet dulu menuturkan, “Heroin tak menyebabkan korosi sebab tak bersifat asam basa, sementara sabu-sabu benar-benar agak asam tapi tak hingga menyebabkan korosi, cuma menciptakan lambung iritasi & kemerahan, bukan hitam seperti sianida.”

Seterusnya, Otto tanya apakah orang yg mengkonsumsi ekstasi atau heroin dalam jumlah tidak sedikit mampu mengeluarkan busa dari mulutnya?

“Kalau wafat dikarenakan heroin sanggup mengeluarkan busa dikarenakan paru-paru membengkak,” jawab dr Slamet.

Pertanyaan Otto ini berkenaan dgn keterangan saksi-saksi yg mengaku menyaksikan busa ke luar dari mulut kala Mirna pingsan usai minum kopi.

Tapi, dalam keterangannya, dr Slamet mengungkapkan salah satu dampak seandainya satu orang menelan racun sianida ialah tak mengeluarkan busa dari mulut. “Sianida tak mengeluarkan busa. Ada cairan buih yg ke luar dari mulut namun tak berupa busa,” terang dr Slamet.

 

PT KONTAKPERKASA FUTURES