KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan Rabu (3/5/2018) setelah potensi pembatasan AS pada perusahaan telekomunikasi China memperkuat kekhawatiran investor mengenai memburuknya hubungan perdagangan antara kedua negara.

Indeks utama Wall Street sempat menguat setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan dalam pengumuman kebijakan pada Rabu, namun kembali melemah menjelang akhir perdagangan.

Saham merosot lebih jauh menyusul berita bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan mengeluarkan sebuah perintah eksekutif yang membatasi perusahaan-perusahaan China tertentu untuk menjual peralatan telekomunikasi di AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 174,07 poin atau 0,72% ke 23.924,98, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 melemah 19,13 poin atau 0,72% ke 2.635,67 dan Nasdaq Composite turun 29,81 poin atau 0,42% ke 7.100,90.

Hubungan perdagangan antara AS dan China kembali tegang sejak Trump memberlakukan tarif pada impor China yang bernilai hingga US$150 miliar. Delegasi pemerintahan Trump dijadwalkan mengunjungi Beijing pada Kamis dan Jumat untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat tinggi China.

“Sulit untuk melihat investor bersedia mengambil risiko yang meningkat menjelang diskusi perdagangan dan negosiasi yang akan datang beberapa pekan ke depan,” kata Matthew Miskin, analis pasar di John Hancock Investments, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, keputusan bulat Federal Open Market Committee (FOMC) untuk mempertahankan suku bunga acuan dalam kisaran 1,50% – 1,75% hanya memberikan dorongan sekilas terhadap sentiment investor.

Dilansir oleh Reuters, The Fed menyatakan bahwa pandangan ekonomi yang percaya diri dan mengatakan kegiatan ekonomi telah berkembang pada tingkat sedang dan bahwa inflasi mendekati target 2%. The Fed diperkirakan akan meningkatkan suku bunga pada bulan Juni.

Selain itu juga saham Snap Inc jatuh 21,9% setelah pemilik aplikasi Snapchat ini mencatat kinerja pendapatan dan perolehan pengguna yang berada di bawa perkiraan Wall Street

Saham PayPal Holdings Inc anjlok 4,1% setelah Bloomberg melaporkan bahwa Amazon Inc menawarkan diskon kepada pengecer untuk mengadopsi sistem pembayarannya.

KONTAK PERKASA FUTURES