Indeks Topix turun dari level tertinggi enam tahun, pasca pelemahan saham AS, karena sebagian besar perusahaan di Jepang diperdagangkan tanpa hak untuk pembayaran dividen berikutnya.

Saham Toyota Motor Corp, yang merupakan produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar, turun 1,5%. ANA Holdings Inc, perusahaan maskapai terbesar di Jepang, turun tajam di Nikkei 225 Stock Average. Japan Display Inc anjlok 6,2% setelah Credit Suisse Group AG memangkas ratingnya pada perusahaan produsen layar Apple Inc. Saham Nitori Holdings Co melonjak 6,5% setelah perkiraan laba semester pertamanya mengalahkan perkiraan analis.

Indeks Topix merosot 1,2% menjadi 1,330.50 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo, dengan semua kecuali satu dari 33 kelompok industri menurun, mendorong indeks menuju penurunan 0,1% selama sepekan. Indeks saham melonjak 1,5% kemarin ke level tertinggi sejak Juni 2008 silam. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1% ke level 16,213.67 hari ini. Sementara itu yen turun 0,3% ke level 109,05 per dolar. Indeks Standard & Poor 500 terkoreksi tajam sejak Juli kemarin.

Lebih dari 1.000 dari 1.814 perusahaan di Topix menjadi ex-dividend hari ini, termasuk SoftBank Corp, Mitsubishi UFJ Financial Group Inc dan Mitsubishi Corp. (yds)

 

Sumber: Bloomberg