Indeks Topix Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian pasca turun selama tiga hari terakhir. Saham Airlines dan pengembang maju sementara broker turun.

Indeks Topix turun sebesar 0,5 persen ke level 1,264.45 pada istirahat perdagangan di Tokyo paca naik sebanyak 0,2 persen. Volume perdagangan sebesar 4,2 persen lebih rendah dari 30-hari rata-rata intraday. Indeks Nikkei 225 Stock Average merosot sebesar 0,2 persen ke level 15,265.76. Yen menguat sebesar 0,1 persen ke level 101,52 per dolar setelah rilis data menunjukkan pesanan mesin Jepang tak terduga jatuh pada bulan Mei, menyusul kenaikan pajak konsumsi pada 1 April lalu.

Pesanan mesin Jepang turun tajam dari rekor tertingginya di bulan Mei lalu, menunjukkan bahwa perusahaan tetap berhati-hati untuk mengeluarkan cadangan kas ke dalam investasi. Pesanan inti, indikator utama belanja modal, turun sebesar 19,5 persen dari April, Kantor Kabinet mengatakan hari ini di Tokyo. Penurunan yang terbesar sejak tahun 1987 lalu, lebih besar dari yang diperkirakan 23 ekonom yang disurvei Bloomberg News. Rata-rata proyeksi adalah untuk kenaikan sebesar 0,7 persen. (izr)

Sumber: Bloomberg