Indeks saham berjangka Eropa stagnan setelah ekuitas di wilayah ini mencatat kenaikan mingguan kesembilan, karena investor menunggu rilis laporan data manufaktur di zona euro dan AS. Sementara itu indeks berjangka AS dan saham Asia catat penguatan.

Alstom SA dapat bergerak setelah General Electric Co mengatasi masalah terakhir mengenai tawaran sebesar $ 17 miliar pembelian aset energi perusahaan tersebut. BNP Paribas SA mungkin aktif seiring perusahaan pemberi pinjaman terbesar di Prancis tersebut telah mendekati kesepakatan untuk mengaku bersalah untuk menyelesaikan sanksi tuduhan AS.

Kontrak berjangka pada Indeks Euro Stoxx 50 berakhir pada bulan September naik 0,1% ke level 3.304 pada 7:11 pagi di London. Kontrak pada Indeks FTSE 100 naik 0,1 %.. Indeks berjangka Standard & Poor 500 naik 0,2%, sedangkan Indeks MSCI Asia Pacific naik sebanyak 0,3%.

Indeks Stoxx Europe 600 Index menguat 0,3% pekan lalu karena Federal Reserve berjanji untuk mempertahankan suku bunga turun untuk waktu yang lama. Indeks ditutup pada 20 Juni sebesar 0,5% dari level tertinggi enam tahun.

Sebuah laporan awal Markit Economics pada pukul 10 pagi waktu Frankfurt mungkin akan menunjukkan bahwa manufaktur kawasan euro tetap berada di level 52,2 bulan ini, menurut perkiraan para ekonom dalam survei Bloomberg News. Sebuah rilisan laporan yang sama bahwa AS mungkin menunjukkan bahwa output turun menjadi 56 di bulan Juni dari level 56,4 pada Mei, proyeksi menunjukkan. Semenatar di China, indek sahams naik ke level tertinggi tujuh bulan terakhir pada bulan Juni ini, menurut PMI dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics. angka di atas 50 menunjukkan ekspansi.(yds)

Sumber: Bloomberg