Indeks saham berjangka Eropa mendatar pasca ekuitas turun selama empat hari terakhir, karena ekspor China meleset dari estimasi dan beberapa pejabat Federal Reserve menyatakan kekhawatirannya bahwa investor terlalu puas tentang risiko dalam perekonomian. Saham berjangka indeks AS dan saham Asia juga sedikit berubah.

Indeks Euro Stoxx 50 berjangka yang jatuh tempo pada September naik kurang dari 0,1 persen ke level 3.205 pukul 07:13 pagi di London. Kontrak pada Indeks FTSE 100 Inggris naik sebesar 0,1 persen. Indeks Standard & Poor 500 berjangka dan Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0,1 persen.

Indeks Stoxx Europe 600 telah turun sebesar 2,3 persen pekan ini dan mencatat penurunan terbesar selama empat hari terakhir sejak Maret lalu karena para investor menimbang valuasi ekuitas yang mendekati tingkat tertinggi sejak 2009 lalu, sementara kekhawatiran meningkat atas tanda-tanda bahwa pemulihan ekonomi kawasan euro masih rapuh.

Ekspor di China naik sebesar 7,2 persen pada bulan Juni dari tahun sebelumnya, menurut badan administrasi kepabeanan di Beijing. Kenaikan membuntuti perkiraan median ekonom sebesar 10,4 persen dalam survei Bloomberg News. Impor naik sebesar 5,5 persen, meninggalkan surplus perdagangan $31.6 miliar. (izr)

Sumber: Bloomberg