Indeks saham berjangka China turun sebelum rilis data ekonomi termasuk pinjaman baru yuan dan produksi industri.

Kontrak berjangka pada Indeks CSI 300 berakhir pada bulan Agustus ini, kontrak paling aktif, turun sebesar 0,4 persen ke level 2,361 pukul 09:17 pagi waktu setempat. Indeks Shanghai Composite naik sebesar 1,4 persen ke level 2,224.65 kemarin, menjadi penutupan tertinggi sejak 10 Desember lalu, pasca menunjukkan data inflasi terjaga pada bulan lalu.

Indeks CSI 300 naik sebesar 1,5 persen ke level 2,365.35. Indeks Hang Seng China Enterprises naik sebesar 1,9 persen. Indeks Bloomberg China-US Equity, saham acuan perusahaan AS yang terdaftar dan paling banyak ditransaksikan di China, naik sebesar 1,3 persen di New York.

Indeks Shanghai Composite rebound sebesar 12 persen lebih rendah pada tahun ini terkait pelonggaran moneter, pengeluaran pemerintah dipercepat dan keuntungan dibidang manufakturin memicu spekulasi negara akan memenuhi target ekspansi ekonomi sebesar 7,5 persen-nya. Indeks tersebut bernilai 8,2 kali selama 12 bulan memprkirakan pendapatan, dibandingkan pada level terendahnya dalam tiga tahun terakhir di angka 7.3 di bulan Maret lalu, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.

Pinjaman terbaru mata uang lokal mungkin mencapai sebesar 780 miliar yuan pada bulan lalu, dibandingkan dengan 1,08 triliun yuan pada bulan sebelumnya, accroding perkiraan rata-rata dari 46 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. M2 memperkirakan uang beredar cenderung naik sebanyak 14,4 persen pada Juli kemarin,. Data yang keluar dini hari tadi.

China akan merilis data bulan Juli kemarin pada produksi industri, investasi aset dan penjualan ritel besok. Produksi pabrik kemungkinan naik sebesar 9,2 persen dari tahun sebelumnya, sementara pertumbuhan penjualan ritel meningkat sebesar 12,5 persen dari 12,4 persen pada bulan sebelumnya, menurut perkiraan rata-rata. (vck)

Sumber: Bloomberg