Indeks saham berjangka China naik terkait sebuah laporan media bahwa bank sentral menyediakan 500 miliar yuan ($ 81.4 miliar) untuk likuiditas lima pemberi kreditur terbesar di negara itu untuk meningkatkan perekonomian China.

Kontrak berjangka pada Indeks CSI 300 yang akan berakhir pada bulan Septembe ini, merupakan kontrak paling aktif, naik sebesar 0,3 persen ke level 2,407 pukul 09:15 pagi waktu setempat. Bank-bank China siap untuk gain pasca reli pada perdagangan di New York. Industri dan Commercial Bank of China Ltd, pemberi kreditur dengan aset terbesar di dunia, dan rekan mereka China Construction Bank Corp naik untuk pertama kalinya sebesar 1,3 persen.

Indeks Shanghai Composite turun sebesar 1,8 persen ke level 2,296.56 kemarin, merupakan penurunan terbesar sejak Maret lalu, pasca investasi asing langsung (FDI) turun ke level terendahnya dalam empat tahun terakhir dan para investor berspekulasi bahwa penjualan saham baru akan mengalihkan dana. Bank Rakyat Cina kemarin mulai menyediakan 100 miliar yuan untuk setiap bank melalui fasilitas pinjaman dengan tenor tiga bulan, Sina.com melaporkan.

Langkah kemarin kemungkinan mengurangi bank sentral dalam memangkas cadangan rasio yang diperlukan dan tingkat suku bunga, yang dipandang terkait stimulus yang lebih agresif, menurut analis di Bank of America Corp dan Goldman Sachs Group Inc. Sebaliknya, para pembuat kebijakan dapat memperkenalkan langkah-langkah lainnya, seperti mempercepat pengeluaran pemerintah dan menurunkan suku bunga KPR untuk menstabilkan pertumbuhan ekonomi, menurut para analis.

Indeks Shanghai reli sebesar 15 persen sejak pertengahan Maret kemarin, mendorong prospek stimulus dan spekulasi pertukaran hubungan antara Shanghai dan Hong Kong akan mendorong arus masuk. Langkah ini bernilai 8.3 kali selama 12 bulana dalam proyeksi pendapatan, pasca mencapai level tertingginya tahun ini di awal bulan ini.

Indeks CSI 300 turun sebesar 2 persen kemarin, sedangkan ChiNext turun sebesar 3,5 persen. Indeks Hang Seng China Enterprises turun sebesar 1,1 persen, membatasi penurunan tertajamnya dalam lima hari terakhir sejak Juni 2013 lalu. Indeks Bloomberg China-US Equity naik sebesar 0,3 persen pasca menghapus penurunannya sebesar 1,1 persen. (vck)

Sumber: Bloomberg