Indeks saham berjangka China naik. Data investasi asing langsung dan jumlah uang beredar untuk bulan Juni kemungkinan akan diumumkan pada awal hari ini.

Indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan Juli naik 0,2 persen menjadi 2,143.60 pada pukul 09:18 waktu setempat. Saham Anxin Trust Co.diprediksinaik setelah memperkirakan laba bersih perusahaan di babak pertama melonjak sekitar 390 persen. Saham BYD Co, produsen mobil listrik yang sebagian dimiliki oleh Warren Buffett Berkshire Hathaway Inc., diprediksi naik setelah China mengamanatkan bahwa setidaknya 30 persen dari kendaraan baru pemerintah akan didukung oleh energi alternatif pada tahun 2016.

Indeks Shanghai Composite naik 0,4 persen menjadi 2,046.96 pada 11 Juli. Indeks CSI 300 naik 0,2 persen menjadi 2,148.01. Indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,1 persen. Indeks Bloomberg China-US Equity naik 0,5 persen.

Indeks Shanghai turun 0,6 persen pekan lalu, Penurunan lima hari pertama dalam tiga minggu terakhir. Indeks tersebut telah turun 3,3 persen tahun ini akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi akan mengekang pertumbuhan laba. Laporan pekan lalu menunjukkan pertumbuhan ekspor meleset dari perkiraan dan harga produsen turun pada laju paling lambat dalam lebih dari dua tahun terakhir. Data minggu ini termasuk penjualan rumah semester pertama pada tanggal 16 Juli dan harga rumah bulan Juni pada 18 Juli.

Pasar properti China tidak akan mengalami collapse dan akan mengalami penyesuaian, menurut laoparan dari Shanghai Securities News, mengutip Qin Hong, direktur penelitian kebijakan di Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan, mengatakan pada 11 Juli di sebuah forum real estate. Pasar real-estate tidak akan melihat default hipotek dengan skala besar seiring uang muka yang tinggi, kata Qin.

Perusahaan China akan melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10,6 persen pada semester pertama, dibandingkan dengan 8,1 persen pada kuartal pertama, menurut laporan China International Capital Corp. hari ini. Mini-stimulus telah membantu menstabilkan perekonomian, tulis analis yang dipimpin oleh Hanfeng Wang.(frk)

Sumber: Bloomberg