Indeks saham berjangka AS stagnan, dengan indeks acuan ekuitas mendekati level tertinggi, karena para investor mengkaji prospek pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perusahaan untuk membantu mengukur laju pemulihan perekonomian.
Indeks berjangka Standard & Poor 500 yang akan berakhir pada bulan Desember turun 0,1 persen ke level 2.008,40 pukul 10:17 pagi di London. Sementara  Dow Jones Industrial Average turun18 poin atau 0,1 persen ke level 17.267 hari ini.
Indeks S&P 500 telah rebound 8,3 persen dari level terendah dalam enam bulan terakhir  pada 15 Oktober lalu, didorong oleh data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dan laporan laba yang membaik. Keuntungan telah mendorong indeks yang akan diperdagangkan pada 16,8 kali sehingga para anggota ‘memproyeksikan laba, mendekati beberapa level tertinggi sejak 2009 silam. Sementara baik S&P 500 dan Dow ditutup pada level tertinggi sepanjang masa pada pekan lalu di tengah optimisme stimulus Bank of Jepang (BoJ) yang akan mengisi beberapa celah yang ditinggalkan pada akhir federal Reserve membeli obligasi.
Investor akan mencari lebih banyak bukti bahwa ekonomi terbesar dunia (AS) dapat mempertahankan penarikan stimulus dari bank sentral. Sedangkan sebuah laporan Departemen Perdagangan pada pukul 10 pagi di Washington mungkin akan menunjukkan pesanan pabrik turun 0,6 persen pada September lalu, menyusul penurunan 10 persen pada Agustus lalu. (vck)
Sumber: Bloomberg