Saham China menguat, mengirim indeks acuan naik tajam dalam sepekan, di tengah spekulasi inflasi terkendali akan memberikan ruang untuk para otoritas untuk melonggarkan kebijakan moneter guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

Industrial Bank Co naik 1,5% dan Haitong Securities Co melonjak 1,7% untuk memimpin gain untuk perusahaan finasial. China Vanke Co dan Poly Real Estate Group Co, perusahaan properti terbesar di negara tersebut, naik setidaknya 1,2% setelah surat kabar yang berbasis di Beijing melaporkan Shenzhen adalah kota terbaru untuk melonggarkan pembatasan properti.

Indeks Shanghai Composite naik 0,8% kelevel 2,211,29 pada 10:19 pagi, sedangkan Indeks Hang Seng China Enterprises melonjak 1,6%. Saham China naik dari level terendah tahun ini, dengan indeks Shanghai rebound 11%, di tengah tanda-tanda tindakan stimulus terkait pelonggaran moneter dan belanja infrastruktur dipercepat membantu pemerintah untuk mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini. Harga konsumen naik 2,3% pada Juli, di bawah target China sebesar 3,5% untuk 2014.

Indeks CSI 300 naik 1%. Indeks Bloomberg China-US Equity, Indeks perusahaan AS yang terdaftar paling banyak diperdagangkan di China, melonjak 1,5% pada 8 Agustus.

Harga konsumen naik pada laju kecepatan yang sama seperti pada bulan Juni dan juga perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg News terhadap para ekonom, menurut Biro Statistik Nasional. Harga Factory-gate turun 0,9%, menyamakan perkiraan dan memperluas penurunan tertajamnya sejak tahun 1999 silam.(yds)

Sumber: Bloomberg