KONTAK PERKASA FUTURES – Harga batu bara mematahkan relinya pada akhir perdagangan Kamis (28/6/2018).

Pada perdagangan Kamis, harga batu bara untuk kontrak Januari 2019, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup turun 0,32% atau 0,30 poin di posisi US$92,50/metrik ton.

Harga batu bara kontrak Januari 2019 melemah setelah mampu membukukan penguatan selama empat hari perdagangan berturut-turut sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (27/6), harga batu bara kontrak Januari 2019 berakhir menguat 1,53% atau 1,40 poin di US$92,80.

Berbanding terbalik dengan batu hitam, harga minyak mentah Amerika Serikat ditutup pada level tertinggi dalam 3,5 tahun pada perdagangan Kamis (28/6) di tengah penyusutan cadangan minyak AS, gangguan di pelabuhan Libya, dan risiko pasokan di seluruh dunia lainnya.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus ditutup menguat 1% atau 0,69 poin di level US$73,45 per barel di New York Mercantile Exchange, level tertinggi sejak November 2014.

Sementara itu, minyak Brent berjangka untuk kontrak Agustus berakhir naik 0,23 poin atau 0,3% di level US$77,85 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London.

Dilansir Bloomberg, berkurangnya cadangan minyak AS menambah kekhawatiran hambatan pasokan yang sudah terjadi di Kanada, Iran, Venezuela dan Afrika Utara. Cadangan minyak yang tersimpan di hub pipa terbesar AS di Cushing, Oklahoma, merosot lebih dari 8% minggu lalu, penurunan terbesar sejak awal Februari.

“Ada penurunan yang sangat signifikan, hampir luar biasa di Cushing. Tidak ada yang lebih baik di Venezuela, Libya atau Iran. Pasar harus naik,” kata Thomas Finlon, direktur Energy Analytics Group LLC, seperti dikutip Bloomberg.

Harga juga bergerak lebih tinggi karena pelemahan dalam dolar AS meningkatkan daya tarik harga komoditas dalam mata uang greenback tersebut.

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2019 di bursa Rotterdam

Tanggal US$/MT
28 Juni 92,50

(-0,32%)

27 Juni 92,80

(+1,53%)

26 Juni 91,40

(+0,83%)

25 Juni 90,65

(+1,51%)

22 Juni 89,30

(+0,11%)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

KONTAK PERKASA FUTURES