PT Kontak Perkasa Futures  – Harga batu bara ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (27/2/2018),

Pada perdagangan Selasa, harga batu bara untuk kontrak Maret 2018 di bursa komoditas Rotterdam ditutup melemah 1,80% atau 1,50 poin di US$82,05/metrik ton.

Sebelumnya, harga batu bara kontrak Maret ini dibuka merosot 2,33% di posisi US$81,60 setelah pada perdagangan Senin (26/2) ditutup merosot 3,97% di posisi US$83,55.

Pelemahan harga batu bara ini sejalan dengan turunnya harga minyak mentah yang  terbebani penguatan dolar AS dan laporan industri yang dikabarkan menunjukkan peningkatan jumlah persediaan minyak mentah AS.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2018 diperdagangkan di US$62,81 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 16.39 sore waktu setempat, setelah berakhir di level 63,01 pada perdagangan Selasa (27/2). Total volume yang diperdagangkan mencapai sekitar 21% di bawah rata-rata 100 hari.

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman April 2018 berakhir melemah 87 sen di US$66,63 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London pada perdagangan kemarin.

Dilansir Bloomberg, harga minyak AS melemah setelah American Petroleum Institute dikabarkan melaporkan peningkatan stok minyak mentah AS sebesar 933.000 barel pekan lalu.

Jika kenaikan ini dikonfirmasikan dalam laporan pemerintah yang dijadwalkan akan dirilis hari ini waktu setempat, maka jumlah persediaan akan mengalami kenaikan dalam empat dari lima pekan terakhir.

Laporan API juga dikabarkan menunjukkan peningkatan pasokan bensin sebesar 1,91 juta barel, kenaikan keempat berturut-turut jika data EIA mengonfirmasikannya hari ini. Sementara itu, stok Cushing turun sebesar 1,28 juta barel.

Direktur Eksekutif International Energy Agency Fatih Birol sebelumnya menyatakan para penjelajah minyak mentah AS telah mendorong pertumbuhan eksplosif yang akan berlanjut hingga tahun depan.

Para penjelajah minyak AS telah meningkatkan jumlah rig untuk mencari minyak mentah dalam negeri mencapai level tertinggi sejak 2015, saat upaya pembatasan pasokan yang dipimpin OPEC membangkitkan kembali pasar minyak.

Pergerakan harga batu bara kontrak Mei 2018 di bursa Rotterdam

Tanggal US$/MT
27 Februari 82,05

(-1,80%)

26 Februari 83,55

(3,97%)

23 Februari 87,00

(-0,34%)

22 Februari 87,30

(+1,51%)

21 Februari 86,00

(-0,58%)

 

 

 

Sumber: Bloomberg

PT Kontak Perkasa Futures