PT Kontak Perkasa -Lobster yang banyak ditangkap di pantai Atlantik di Amerika Utara umumnya tidak berwarna cemerlang. Mereka cenderung buram, hijau-kecoklatan. hingga mereka direbus dan warnanya berubah menjadi campuran antara oranye dan merah jambu.

Biasanya makhluk ini diakrabi untuk makanan orang kaya. Dua nelayan di Pantai Nova Scotia, Kanada membuat berita karena menangkap lobster berwarna cemerlang -tidak hanya satu tapi dua- dalam waktu berdekatan dan jaraknya terpisah 150 km satu sama lain. Di kalangan nelayan di daerah itu, secara tradisional ini dianggap sebagai lambang peruntungan baik.

Kemungkinan bahwa makhluk ini memiliki warna terang begitu dikatakan hanya satu dibanding dua juta. Lobster Institute di The University of Maine termasuk yang dikutip dari salah satu kemungkinan tersebut. Namun direktur eksekutif lembaga itu, Rob Bayer, menyebut angka itu cuma perkiraan. Kemungkinan bahwa hal itu benar-benar terjadi tak ada yang tahu, kata Bayer.

David Spiegelhalter, profesor yang membidangi pemahaman publik tentang risiko di Cambridge University di Inggris cenderung untuk meredakan antusiasme pada cerita seperti itu. Analisis kasar dari berat tangkapan di lautan Atlantik Utara adalah 200 juta ekor lobster per tahun, katanya. Ini berarti ada seratrus ekor lobster biru muncul setiap tahun secara rutin, katanya.

PT Kontak Perkasa

Lobster normal di Eropa (kiri) dibandingkan yang biru yang ditangkap di Skotlandia tahun 2011.

Hitungan itu didasarkan pada perkiraan seekor muncul setiap dua juta ekor. Maka jika dua ekor ditangkap dengan jarak waktu tiga hari, tidak terlalu mengejutkan, kata Spiegelhalter.  Saya membayangkan itu terjadi hampir setiap tahun.

Lobster berwarna biru cemerlang disebabkan oleh penyimpangan genetik yang menyebabkan mereka memproduksi protein lebih banyak ketimbang yang lain. Mereka begitu mencolok untuk ditangkap, terutama di bagian barat dari Laut Atlantik Utara. Lobster Amerika biasanya warnanya hijau-kecoklatan, maka segala yang warnanya biru cemerlang akan sangat mengherankan bagi nelayan di sana, kata Charlie Ellis, peneliti pada National Lobster Hatchery, yang berkantor di Cornwall, Inggris.

Namun lobster Eropa cenderung berwarna biru buram. Lobster yang warnanya biru terang tetap langka, tapi bedanya, bagi nelayan Eropa, hal ini tidak terlalu istimewa dibandingkan dengan di Amerika Utara. – PT Kontak Perkasa