Emas berjangka turun untuk hari kedua secera berturut-turut terkait gain dalam ekuitas mengurangi permintaan untuk logam mulia sebagai safe haven. Sementara palladium menguat pasca kemarin mendekati pasar bearish.

Indeks Standard & Poor 500 naik sebesar 1,9 persen, sementara saham Eropa turun ke level terendah sejak 2003 silam. housing starts AS menguat pada bulan September pasca turun pada bulan sebelumnya, data pemerintah menunjukkan hari ini. Emas menguat untuk pekan kedua secara berturut-turut di tengah kekhawatiran perekonomian global.

Pekan lalu, logam turun ke level terendah tahun ini terkait prospek biaya pinjaman AS yang lebih tinggi di tengah gain dalam perekonomian. Sementara emas rebound terkait The Fed menandai perlambatan perekonomian di seluruh dunia dapat menunda kenaikan suku bunga AS. Emas turun sebesar 8,4 persen pada kuartal ketiga karena ekuitas naik ke level tertinggi.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun sebesar 0,2 persen untuk berada di level $ 1.239 per ounce pada pukul 1:49 siang di Comex New York. Kemarin, harga emas turun sebesar 0,3 persen.

Minggu ini, kontrak berjangka naik sebesar 1,4 persen. Sementara logam pada 15 Oktober mencapai level $ 1,250.30,merupakan level tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 11 September Pada tanggal 6 Oktober kemarin, emas menyentuh level $ 1,183.30, merupakan level terendah sejak 31 Desember lalu. (vck)

Sumber: Bloomberg