Indeks Spot Dollar Bloomberg jatuh untuk hari ketiga setelah pesanan untuk barang tahan lama AS secara tak terduga turun dikarenakan Federal Open Market Committee (FOMC) akan memulai pertemuan kebijakan selama dua hari.

Mata uang Krona Swedia jatuh ke level terlemah dalam empat tahun teakhir seiring keputusan bank sentral untuk memangkas suku bunga utamanya samapi nol sehingga permintaan untuk mata uang Nordic. Rubel Rusia jatuh karena spekulasi Negara tersebut akan bergerak lebih dekat untuk mengadopsi free float. Real Brasil membalikan penurunan kemarin. Para trader telah mendorong kembali spekulasi ketika FOMC akan menaikkan suku bunga.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang menelusuri mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, turun 0,3% menjadi 1,063.50 pada 13:56 siang waktu New York dan telah menurun 0,6% dalam tiga hari terakhir. Menyentuh level 1,062.65, merupakan yang terendah sejak 21 Oktober lalu.

Dolar turun 0,4% menjadi $ 1,2743 per euro untuk penurunan ketiga berturut-turut. Naik sebanyak 0,2% menjadi 108,03 ¥. Mata uang Jepang turun 0,6% menjadi 137,66 per euro.(yds)

Sumber: Bloomberg