KONTAK PERKASA FUTURES  – Pasar minyak mentah mengabaikan ancaman Badai Tropis Gordon terhadap aset minyak AS di tengah dolar yang lebih kuat dan potensi peningkatan cadangan di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober melemah 0,7% atau 0,49 poin ke level US$69,38 per barel, setelah ditutup menguat 0,07 poin atau 0,1% ke level US$ 69,87 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman November naik 0,03% atau 0,02 poin ke level US$78,17 per barel di bursa ICE Futures Europe. Minyak mentah patokan global diperdagangkan pada US$8,61 premium terhadap WTI untuk bulan yang sama.

Dilansir Bloomberg, penguatan dolar AS dan ekspektasi peningkatan persediaan 600.000 barel di Cushing pekan lalu membebani harga, membayangi dampak apapun dari Badai Tropis Gordon saat mendekati Pantai Teluk AS.

“Pasar memiliki reaksi awal terhadap ancaman nyata pertama yang kami alami tahun ini dan kemudian menyadari bahwa itu bukan ancaman besar,” kata James Williams, presiden direktur WTRG Economics, seperti dikutip Bloomberg.

“Kami tidak akan melihat kerusakan kilang seperti yang terjadi tahun lalu dengan badai Harvey. Tidak terlihat seperti itu,” lanjutnya.

Patokan minyak mentah AS membukukan kenaikan 1,5% pada bulan Agustus karena investor fokus pada dampak sanksi Iran terhadap pasar minyak mentah global. Namun, Presiden Hassan Rouhani mengatakan Iran akan terus menjual minyak terlepas dari kembalinya sanksi atas pengiriman minyak mentah negara itu.

Pedagang juga mengawasi apakah OPEC akan mengisi kekurangan pasokan setelah produksi minyak mentah dari grup naik pada bulan Agustus ke level tertinggi tahun ini.

Badai Tropis Gordon diperkirakan akan menjadi topan pada Selasa dan menuju pantai Teluk Meksiko di AS. Lebih dari 9% produksi minyak lepas pantai Teluk Meksiko di Meksiko ditutup, menurut Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan.

Anadarko Petroleum Corp menghentikan produksi dan memindahkan semua personel dari dua platform di Teluk Meksiko, Chevron Corp juga menutup produksi di fasilitas Teluk Meksiko dan Exxon Mobil Corp memulai penutupan fasilitas Mobile Bay lepas pantai Alabama.

KONTAK PERKASA FUTURES