Bursa Saham Hong Kong melemah 1.55% pada hari Rabu ini mengikuti aksi jual saham ke-2 secara berturut-turut pada Wall Street.

Indeks acuan Hang Seng turun 365.31 poin ke level 23,176.07 dengan nilai transaksi sebesar HK$64.02 miliar (US$8.26 miliar).

Penurunan sejalan dengan penurunan acuan saham regional akibat para investor mengamati penutupan negatif dari bursa New York. Saham-saham AS melemah pada hari Senin dan Selasa lalu setelah Indeks S&P 500 dan Dow ditutup pada rekor tertingginya hari Kamis lalu terkait rilis angka pekerjaan yang menunjukkan kenaikan.

Wall Street tutup hari Jumat besok untuk memperingati Independence Day.

Juga terdapat kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada tahun depan akibat membaiknya data ekonomi.

Sementara Badan Pusat Statistik China hari Rabu ini menyatakan bahwa inflasi bulan lalu berada pada angka 2.3%, turun dari Mei lalu sebesar 2.5% dan dibawah perkiraan 2.4% oleh para ekonom dari Dow Jones Newswires. Angka tersebut juga tidak sesuai dengan target 3.5% oleh pemerintah Beijing.

Fokus sekarang akan berada pada rilis hasil pertemuan Federal Reserve, sementara data neraca perdagangan China akan dirilis Kamis besok. Pekan depan Beijing akan merilis data pertumbuhan ekonomi April-Juni lalu.

China Life Insurance melemah 0.96% ke level HK$20.60, China Mobile turun 0.46% ke level HK$75.80 dan HSBC turun 1.19% ke level HK$79.00.

Tencent melemah 3.51% ke level HK$120.9, Bank of China turun 2.79% ke level HK$3.49 dan Luye Pharma berada pada level HK$6.71. (bgs)

Sumber : AFP