Bursa saham Hong Kong berayun antara keuntungan dan kerugian seiring saham Tencent Holdings Ltd memberikan dorongan terbesar untuk pasar financial Hong Kong, sementara saham Citic Ltd memimpin penurunan setelah dituntut oleh regulator sekuritas kota ini.

Indeks Hang Seng naik sebesar 0,1 persen ke level 24,695.74 pukul 09:36 pagi waktu Hong Kong setelah sebelumnya turun sebesar 0,2 persen. Indeks tersebut sedang menuju penurunan mingguan terbesarnya sebesar 2,2 persen, penurunan terbesar sejak April lalu. Indeks Hang Seng China Enterprises, juga dikenal sebagai indeks H-share, naik sebesar 0,3 persen ke level 11,069.56.

Indeks acuan H-share memangkas kenaikan pada kuartal ini sebesar 6,8 persen kemarin di tengah tanda-tanda ekonomi China kehilangan momentum. Riis data pekan ini menunjukkan impor menurun, sementara komentar dari Perdana Menteri Li Keqiang menunjukkan melambatnya ekspansi pasokan uang yang beredar. Indeks diperdagangkan pada 7,5 kali laba diperkirakan kemarin, dibandingkan dengan 11,3 kali untuk Indeks Hang Seng dan 16,7 kali untuk Indeks Standard & Poor 500.

Inflasi konsumen China turun ke level 4 bulan terendahnya sejak bulan Agustus lalu, sementara harga pabrik-gerbang memperpanjang penurunan sampai 30 bulan terakhir, sebuah laporan kemarin menunjukkan. Namun, kondisi untuk memperluas pemangkasan tingkat suku bunga, menurut analis China Securities Journal.

Kontrak pada Indeks S & P 500 menguat sebesar 0,1 persen. Indeks ekuitas naik sebesar 0,1 persen kemarin seiring rebound minyak mengimbangi kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan geopolitik dan mungkin akan menaikan tingkat suku bunga. (knc)

Sumber : Bloomberg