Bursa Saham Hong Kong melemah, indeks acuan tersebut tergelincir pada hari ke-2, akibat para investor mengkaji rilis laba dan komentar dari bankir sentral global.

Indeks Hang Seng melemah sebesar 0.4% ke level 25,011.01 pukul 9:31 pagi waktu Hong Kong. Pekan lalu indeks acuan tersebut mengalami kenaikan sebesar 0.6%, diperdagangkan mendekati level 6 tahun tertingginya. Hari ini Indeks Hang Seng China Enterprises atau Indeks H-share turun sebesar 0.5% ke level 11,002.76.

Para investor sedang mengkaji apakah rebound Indeks H-share sebesar 20% dari level terendahnya Maret lalu hingga pekan lalu akan berlanjut setelah rilis data China dari sektor manufaktur dan pertumbuhan kredit tidak sesuai dengan perkiraan sebelumnya, sehingga memberikan tekanan kepada para pembuat kebijakan guna mendorong stimulus.

Perdana Menteri Li Keqiang menyatakan bahwa China menghadapi tantangan mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan mendesak perusahaan kereta api guna menarik modal sendiri guna mendanai pembangunan banyak lintasan kereta di pusat kota dan wilayah barat.

China secara berangsur-angsur akan memberikan pelonggaran terhadap pembukaan akun sekuritas dan memperbolehkan individu untuk memiliki akun lebih dari satu, hal tersebut menurut Securities Times, yang mengutip dari China Securities Depository dan Clearing Corp. (bgs)

Sumber : Bloomberg