PT Kontak Perkasa  – Menjadi pebisnis bukanlah hal yang mudah. Selain harus memiliki mental yang pantang menyerah, seorang pebisnis juga harus mempunyai pemikiran yang berbeda dari kebanyakan orang.

Bisa dikatakan, profesi sebagai seorang pebisnis bukanlah profesi yang sembarangan. Profesi ini penuh dengan tantangan dan risiko. Bagaimana tidak? Profesi sebagai seorang pebisnis akan selalu bertemu dengan keberuntungan dan kegagalan. Mental yang harus dimiliki seorang pebisnis tidak lain adalah hasil dari pola pikir yang sudah tertanam di benaknya.

Pola pikir yang berbeda dengan kebanyakan orang yang mencari kenyamanan dan keamanan dalam hidup. Jangan mencoba untuk menjadi seorang pebisnis jika belum memiliki pola pikir sebagai pebisnis.

1. Siap hadapi kondisi keuangan tak menentu

 Untuk menjadi seorang pebisnis, bersiaplah menghadapi perputaran uang yang tidak menentu. Kalau Anda adalah seorang karyawan, Anda akan mendapatkan uang sesuai dengan kontrak perjanjian dengan perusahaan. Serta menerima uang lembur apabila melewati jam kerja.

Berbeda dengan pebisnis, mereka harus siap menghadapi kondisi keuangan yang tidak menentu. Seorang pebisnis akan mendapatkan penghasilan dari keberhasilan bisnisnya dan bukan dari hasil gaji.

2. Pantang menyerah

Mental yang satu ini adalah mental yang terbentuk dari pola pikir seorang pebisnis. Tidak ada kata menyerah bagi seorang pebisnis untuk memulai suatu usaha atau untuk menjalankan bisnisnya. Mereka cenderung tetap berusaha walaupun berkali-kali bertemu dengan kegagalan.

Kegagalan akan dijadikan pelajaran dan ilmu bagi seorang pebisnis. Optimis dan selalu berpikiran positif terhadap berbagai persoalan. Pola pikir pebisnis yang satu ini merupakan pola pikir yang sulit untuk dimiliki. Banyak orang enggan memulai bisnis karena takut akan kegagalan. Apalagi sampai enggan bangkit dari sebuah kegagalan.

3. Fleksibel dan tidak kaku

 Pola pikir yang selanjutnya adalah pola pikir yang fleksibel dan tidak kaku. Seorang pebisnis mampu mengikuti perkembangan zaman.

Pebisnis akan dengan mudah beradaptasi terhadap perkembangan zaman. Menyesuaikan dengan tuntutan yang berkembang dan segera menyesuaikan langkah bisnis ke depannya.

4. Menganalisa setiap kejadian

Seorang pebisnis akan mampu menganalisis peluang dan ancaman yang biasa terjadi. Pola pikir seperti ini harus dimiliki seorang pebisnis agar bisnisnya dapat terhindar dari kesulitan atau bahkan dengan analisisnya terhadap sebuah peluang akan membuat usaha yang dimilikinya menciptakan peluang nantinya.

5. Berwawasan luas

 Seorang pebisnis mempunyai wawasan yang luas. Seorang pebisnis harus mampu melihat peluang dan celah di depannya. Kemampuan seperti ini dapat dimiliki seorang pebisnis apabila dia mempunyai wawasan yang luas.

Dengan wawasan yang luas, seorang pebisnis akan mampu membawa arah dan dengan cepat memutuskan langkah bisnisnya untuk mengembangkan bisnisnya.

 

PT Kontak Perkasa